Friday, 9 July 2010


Bukan bukan aku tidak mampu
tapi susah, aku susah, susah mengartikannya
sanggupkah beranjak dalam kesendirian?
Jika, aku berkata IYA tapi pada kenyataannya TIDAK.
Duduk termangu dengan secangkir kopi.
Tidak ada angin berhembus.
Hambar layaknya kopi,
pahit tapi manis bagi pemujanya.
Hidupku bagai kopi.
Bubuk pahitnya melambangkan kemanisan,
bagi setiap orang yang melihat dari sudut pandangku.
Dan kegelapannya akan seperti rumah,
rumah untukku merasakan kepahitan dan kemanisannya.
Susah mengartikannya, karena hanya yang bisa
merasakannya yang bisa mencicipinya.

Thursday, 3 June 2010

hei wanita jalang yang berjalan melewati anak perawan, tau kah kamu anak perawan itu tertindas?

kemana kau bawa harumnya seorang permasyuri?

kau nodai dengan sosok haram yang kau keluarkan dari tatapan.

nanar dalam penglihatanmu menggambarkan betapa kelamnya hidup mu.

hei wanita jalang, pantaskah kau melahirkan penghormatan?

keperawanan indahmu telah kau campakkan dengan kemunafikan.

memberi bumbu pedas dan hambar dalam kemunafikan perasaan.

Bodoh memang menjadi seorang seperti mu, wanita jalang yang tidak tau makna dari hidup.

Penuh pengalaman dalam siang dan malamnya kisah yang telah bumi keluarkan.

pantaskah kamu menjadi kamu hawa, hei wanita jalang?

betapa pedihnya dirimu menjadi wanita jalang, betapa hambarnya dirimu wanita jalang.

selalu menyalahkan keadaan yang kau buat sendiri.

tapi siapakah wanita jalang tersebut?


Friday, 21 May 2010

saat aku tidak mengerti sebuah pengharapan, kau datang membawa pengharapan

saat aku tidak mengerti sebuah cinta, kau datang membawa cinta

saat aku tidak mengerti sebuah perhatian, kau datang membawa perhatian

bahagianya diriku dengan pengharapan, cinta, dan perhatian yang kau bawa kehidupanku.

Aku temukan seorang malaikat dalam hidupku, aku menjadi orang yang beruntung

namun ketika aku tidak menggenggam semua itu, aku kehilangannya.

aku menjadi seorang yang terburuk.

melepaskan seorang malaikat yang memberikan aku pengertian dalam hidup

dalam masalah ini dia mengajariku untuk tetap menggenggam seorang yang disayangi.

saatku tersadar akan hal itu semua sudah terlambat dan dia sudah menjadi malaikat hawa lain.

tergores senyumku saat bertemunya dengan wanita lain, ingin aku menangis lagi

tapi aku akan tetap terpuruh.

Kini aku hanya ingin dia tetap tersenyum dengan segala kehidupannya. dan melihatnya

berjalan menyongsong kesuksesannya.

aku bukan pensil yang bisa habis bila tumpul. aku merupakan sebuah pengharum seperti bunga, namun aku bisa habis begitu saja bila semangatku sudah hilang dalam kurunnya waktu.


dirimu menjaga harumku dalam genggamanmu, kelopak indahku telah kau miliki tidak hanya kelompak namun serbuh sari ku sudah kau hisap dengan hatimu.


ketika kau pergi dengan semua yang ku miliki, aku menjadi bunga yang layu.

tidak ada pemikat dalam tubuhku karena hatiku sudah kau kunci dengan cacimu.

beginikah aku? aku hanya sebuah bunga pengharum saat kau butuh untuk mengharumkan jati dirimu.


harus kau ingat, aku memang hanya sebuah bunga tapi aku akan menjadi bunga yang bisa bangkit dan mencari harumnnya dan mencari sebuah tempat yang akan tertawa jika menghirup harumnya keindahan ku.


Ketika anak-anak tertawa melihat kehidupan yang dia idamkan mereka akan berdiri dan

membuat sebuah perjanjian dengan hatinya bahwa dia bisa menakhlukkan dunia.

Namun ketika mereka melihat sebuah kenyataan hidupnya hancur dia akan menunduk dan menangis

tapi ketika orang yaang dicintai datang maka dia akan tersenyum dan menyisihkan tangisnya.

Pertengkaran di dunia membuat anak kecil tertunduk dan menghambat hidupnya.

namun hati indahnya bisa mendamaikan suasana kejam.

mulia sebuah senyum tulus dan keindahan dalam tawanya begitu lepas.

kau dan día telah berjalan bersama dalam sebuah catatan.

dan ketika kau berjalan sendiri, aku melihat sosok mu.

kau tersenyum dan datang dalam malam ku.

menyapa, berbicara, dan bercerita.

menyentuh malam dengan segala kata yang kau tuturkan.

aku melihat sebuah perubahan dalam hatiku, dan aku mulai gelisah.

gelisah dalam pernyataan bahwa aku menyukai.

aku ingin mundur, aku ingin mengalah, aku ingin melihatmu bebas.

memang benar, aku hanya sebuah pendatang baru dalam catatan kalian.

aku hanya sebuah pembaharuan dalam kisah kalian.

tapi aku nyata, nyata dalam kisah, nyata dalam kasih.

wanita yang bersama mu dalam catatan itu menolak ku dalam hidup mu,

aku terjebak dalam gemelut pikiran dan hati ku.

bisakah catatan itu mengubah kisahnya sendiri? atau aku akan menyubahnya?

hanya aku, kamu, dia yang tau pada akhirnya.


Wednesday, 3 February 2010

Aku berdiri dengan badan tegap, tapi aku menangis karena itu.
mengira aku tegar tapi aku hanya sebuah angin yang berhembus.
semua ku jalani di kegelapan, tidak ada bisa aku raih dengan tangan.
tidak aku bukan lemah tapi aku tidak mampu.
bertahun aku bisa merelakan seseorang yang berharga, tapi ...
sekarang sudah berbulan aku menyayangi orang tidak bisa aku raih kembali.
melihatnya bergandengan dengan wanita lain membuatku tertunduk sakit.
aku tidak bisa melakukan apapun, iya itu memang aku bisa.
diam diam diam dan hanya bisa diam.